34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 15-Jan-2026 10:39:54
Semarang, 10 Januari 2026 – Asosiasi Pengelola Jurnal Indonesia (APJI) sukses menyelenggarakan Workshop Reviewer dan Editor Jurnal Ilmiah pada Sabtu, 10 Januari 2026, yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini mengusung tema “Penyamaan Persepsi Peran Editor dan Reviewer dalam Menjaga Kualitas dan Etika Publikasi Ilmiah” dan diikuti oleh ratusan peserta yang terdiri atas pengelola jurnal, editor, reviewer, serta akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Workshop dibuka secara resmi oleh Dr. Eng. Ir. Wahyul Amien Syafei, S.T., M.T., IPM, CISO, selaku Ketua Umum APJI. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa peran editor dan reviewer tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga strategis dalam menjaga integritas ilmiah, mutu naskah, serta reputasi jurnal nasional agar mampu bersaing di tingkat global. APJI, menurutnya, berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan berkelanjutan bagi pengelola jurnal
Sesi pertama disampaikan oleh Danang, S.Kom., M.T., Sekretaris Jenderal APJI, dilanjutkan dengan Eko Siswanto,M.Kom yang memaparkan secara komprehensif mengenai Sistem Insentif dan Penghargaan Reviewer APJI (SIPERA). Dalam pemaparannya, Danang menjelaskan bahwa SIPERA dirancang sebagai platform apresiasi berbasis kinerja reviewer, yang mencatat aktivitas penugasan, penyelesaian review, hingga akumulasi poin dan penghargaan. Sistem ini diharapkan mampu meningkatkan motivasi, profesionalisme, serta akuntabilitas reviewer dalam proses penilaian naskah ilmiah.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Prof. Dr. Kristoko Dwi Hartomo, S.Kom., M.Kom., Dewan Pakar APJI dari Universitas Kristen Satya Wacana, membahas praktik terbaik dalam proses review internasional dengan mengacu pada standar Elsevier dan IEEE. Ia memaparkan contoh formulir review, teknik memberikan umpan balik yang konstruktif, serta bagaimana reviewer dapat membantu penulis meningkatkan kualitas naskah tanpa mengabaikan prinsip objektivitas dan etika akademik.
Sementara itu, Dr. De Rosal Ignatius Moses Setiadi, M.Kom., Dewan Pakar APJI dari Universitas Dian Nuswantoro. Ia menekankan pentingnya keselarasan antara editor dan reviewer dalam alur editorial, termasuk pengambilan keputusan berbasis substansi ilmiah, konsistensi standar penilaian, serta penguatan etika publikasi. Menurutnya, komunikasi yang baik antara editor dan reviewer menjadi kunci dalam menjaga kualitas jurnal secara berkelanjutan.
Melalui workshop ini, APJI tidak hanya memperkuat kapasitas teknis editor dan reviewer, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem publikasi ilmiah yang profesional, transparan, dan berintegritas. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum peluncuran dan sosialisasi SIPERA sebagai langkah strategis APJI dalam memberikan penghargaan atas dedikasi reviewer serta mendorong peningkatan mutu jurnal ilmiah nasional