34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 29-Sep-2026 5:06:48
Berita Kampusku – STMIK Pesat Nabire bekerja sama dengan Asosiasi Peneliti dan Pengajar Sosial Indonesia (APPISI) sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Call Paper bertajuk “Mempercepat Transformasi Digital Cerdas: Artificial Intelligence, Data, Cybersecurity, dan Inovasi Berpusat pada Manusia untuk Masa Depan Berkelanjutan” pada Kamis, 17 September 2026. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, serta peserta yang memiliki perhatian terhadap perkembangan teknologi digital dan inovasi berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan opening speech oleh Gunawan Prayitno, M.Kom. selaku Ketua STMIK Pesat Nabire. Selanjutnya, Prof. Assoc. Dr. Drs. Djoko Siswanto Muhartono, M.Si. selaku Ketua APPISI hadir sebagai keynote speaker yang memberikan pengantar mengenai pentingnya transformasi digital yang tidak hanya berorientasi pada perkembangan teknologi, tetapi juga memperhatikan aspek manusia dan keberlanjutan.
Seminar kemudian menghadirkan Dr. Shanti Natalia Christie Ruata, S.Pd., M.Si. dari Institut Agama Kristen Negeri Manado sebagai keynote speaker dengan materi “Transformasi Pendidikan Berkelanjutan: Model Pembelajaran Adaptif yang Memadukan Kecerdasan Buatan dan Pertimbangan Kritis Manusia.” Pembahasan mengangkat perkembangan kecerdasan buatan dalam dunia pendidikan serta pentingnya memadukan kemampuan teknologi dengan pertimbangan kritis manusia dalam membangun model pembelajaran yang adaptif dan berkelanjutan.
Narasumber pertama, Dr. Arief Rahman Hakim dari STMIK Pesat Nabire, menyampaikan materi “Human-Centered Innovation: Membangun Teknologi yang Berorientasi pada Manusia.” Materi tersebut menyoroti pentingnya menempatkan kebutuhan dan kepentingan manusia sebagai bagian dari proses pengembangan inovasi dan teknologi.
Selanjutnya, Dr. Chairul Hakim, S.P., S.E., M.M. dari Universitas Mohammad Husni Thamrin membawakan materi “Human-Centered Transformation: Membangun Human Capital Readiness untuk Masa Depan Digital yang Cerdas dan Berkelanjutan.” Pembahasan berfokus pada kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan menuju lingkungan digital serta pentingnya pengembangan human capital untuk mendukung transformasi yang berkelanjutan.
Narasumber berikutnya, Ika Widiastuti, S.IP., M.AP., Ph.D. dari Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta, menyampaikan materi “Strategi Teknologi Digital Berbasis AI: Akselerasi Pembangunan Berkelanjutan Melalui Kecerdasan Buatan dan Inovasi Teknologi Hijau.” Materi ini mengangkat pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan serta inovasi teknologi hijau sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan.
Sementara itu, Dr. Mawardi, S.Sos., S.H., M.H. dari Institut Bahri Asyiq Bangkalan Madura membahas “Artificial Intelligence & Perlindungan HAM: Meneguhkan Prinsip Human-Centered AI dalam Negara Hukum Indonesia.” Pembahasan menyoroti pentingnya memperhatikan aspek hak asasi manusia dalam perkembangan dan pemanfaatan kecerdasan buatan, khususnya dalam konteks negara hukum Indonesia.
Rangkaian seminar dipandu oleh Khalila Resa Masayu Fatra dari Sekretariat APPISI selaku MC dan moderator. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi serta sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperdalam berbagai isu mengenai kecerdasan buatan, transformasi digital, sumber daya manusia, pendidikan, teknologi hijau, hingga perlindungan hak asasi manusia.
Melalui Seminar Nasional Call Paper ini, STMIK Pesat Nabire dan APPISI menghadirkan ruang akademik untuk mempertemukan berbagai perspektif mengenai perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan. Kegiatan ini juga menjadi wadah pertukaran gagasan mengenai bagaimana transformasi digital dapat dikembangkan secara cerdas, berorientasi pada manusia, serta tetap memperhatikan aspek keberlanjutan dan nilai-nilai kemanusiaan.
Seminar Nasional tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan peserta sekaligus mendorong pengembangan penelitian dan inovasi yang responsif terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan masyarakat di masa depan.