34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 04-Aug-2026 3:47:50
Berita Kampusku – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Ganesha bekerja sama dengan International Forum of Researchers and Lecturers (IFREL) sukses menyelenggarakan International Collaborative Conference on Multidisciplinary Science (ICCMS) 2026 secara daring melalui Zoom Meeting pada Jumat, 31 Juli 2026. Mengusung tema "Multidisciplinary Research Collaboration for Global Innovation and Sustainable Development", konferensi internasional ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dosen, dan mahasiswa dari berbagai negara untuk berbagi wawasan, hasil penelitian, serta memperkuat kolaborasi multidisiplin dalam mendukung inovasi global dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan dibuka dengan Opening Speech oleh Dr. M. Arief Noor, M.Pd., M.M., selaku Chief of STIE Ganesha. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan kolaborasi lintas disiplin ilmu sebagai strategi untuk menghasilkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan global.
Selanjutnya, Prof. Dr. Edy Winarno, S.T., M.Eng., Chairman of IFREL, turut menyampaikan sambutan pembuka. Beliau menegaskan bahwa kolaborasi internasional menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas penelitian, memperluas jejaring akademik, serta menghasilkan publikasi ilmiah yang berdampak bagi masyarakat global.
Sebagai Keynote Speaker, Dr. Md Nawaz Sarif dari Adamas University, India, menyampaikan materi berjudul "The Rise of an Asian Educational Paradigm". Dalam paparannya, beliau menjelaskan bagaimana perkembangan paradigma pendidikan di Asia mampu menjadi kekuatan baru dalam mendorong inovasi, kolaborasi internasional, serta peningkatan kualitas pendidikan dan penelitian di tingkat global.
Sesi ilmiah kemudian menghadirkan sejumlah narasumber internasional dengan berbagai topik strategis.
Assoc. Prof. Dr. Joned Ceilendra Saksana, S.E., M.M. dari STIE Ganesha memaparkan materi "AI & Digital Technology in Multidisciplinary Research". Beliau menjelaskan bahwa kecerdasan buatan dan teknologi digital telah menjadi elemen penting dalam mendukung penelitian multidisiplin melalui pemanfaatan analisis data, otomatisasi proses riset, serta pengembangan inovasi berbasis teknologi.
Selanjutnya, Dr. Abdur Rauf dari International Islamic University Islamabad menyampaikan materi "Multidisciplinary Research Collaboration for Global Innovation & Sustainable Development". Beliau menyoroti pentingnya sinergi antarbidang ilmu dalam menghasilkan solusi inovatif terhadap berbagai tantangan global, sekaligus memperkuat kontribusi penelitian terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Materi berikutnya disampaikan oleh Dr. Temitope James Owolabi dari Dominium Universal College of Theology, Nigeria, dengan topik "Strengthening University–Industry–Government Partnerships for Global Impact". Beliau menekankan bahwa kolaborasi yang erat antara perguruan tinggi, industri, dan pemerintah merupakan faktor utama dalam mempercepat inovasi, hilirisasi hasil penelitian, serta menciptakan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi dan sosial.
Sebagai pembicara terakhir, Asst. Prof. Dr. Siti Fatimah Abd. Rahman dari International Islamic University Malaysia membawakan materi "Strategies for High-Impact Global Research Partnerships". Dalam presentasinya, beliau menguraikan berbagai strategi membangun kemitraan riset internasional yang produktif, mulai dari penguatan jejaring akademik, penyusunan proposal kolaboratif, hingga peningkatan kualitas publikasi ilmiah bereputasi internasional.
Seluruh rangkaian kegiatan dipandu dengan baik oleh Elvira Sitna Hajar, S.Ag., M.Si. sebagai moderator, sehingga diskusi berlangsung aktif dan interaktif. Peserta yang berasal dari berbagai institusi pendidikan dan negara turut memberikan tanggapan, pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai implementasi kolaborasi multidisiplin dalam penelitian.
Melalui penyelenggaraan ICCMS 2026, STIE Ganesha bersama IFREL berharap dapat terus memperluas jejaring kerja sama internasional, meningkatkan kualitas penelitian multidisiplin, serta mendorong lahirnya inovasi yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.