34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 22-Feb-2026 5:39:37
Semarang 18 Februari 2026 – Asosiasi Peneliti dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI) bekerja sama dengan LegaSmart menyelenggarakan Webinar Nasional & Diskusi Analisis Ilmiah bertajuk “Hakim Konstitusi di Pusaran Kontroversi: Mengurai Polemik Independensi Rekrutmen” pada Rabu, 18 Februari 2026, pukul 08.00 WIB hingga selesai secara daring melalui Zoom Meeting dan YouTube. Kegiatan ini menghadirkan para akademisi dan pakar hukum tata negara untuk mengupas dinamika independensi dan mekanisme rekrutmen hakim konstitusi di Indonesia, yang belakangan menjadi sorotan publik.
Acara diawali dengan Welcome Speech dari Prof. Heru Susetyo, S.H., LL.M., M.Si., M.Ag., Ph.D. (Co-Founder & Penasihat Akademik LegaSmart/Academic Advisor) dan Prof. Dr. Yahya Ahmad Zein, S.H., M.H. (Rektor Universitas Borneo Tarakan, Dewan Pembina APPIHI). Selanjutnya, Opening Speech disampaikan oleh Rengga Kusuma Putra, S.H., M.H., M.M. (Ketua Umum APPIHI) serta Virgiawan Cikal Permana, S.H., M.H. (Founder & Direktur LegaSmart). Pada sesi utama, Keynote Speaker Prof. Dr. I Dewa Gede Palguna, S.H., M.H. (Anggota Majelis Kehormatan MK/Dewan Kehormatan APPIHI) memberikan pemaparan mendalam mengenai prinsip independensi kekuasaan kehakiman dan urgensi transparansi dalam proses seleksi hakim konstitusi.
Diskusi ilmiah menghadirkan para narasumber kompeten, yaitu Dr. Bendiktus Hestu Cipto Handoyo, S.H., M.Hum., TACB (Universitas Atma Jaya Yogyakarta/Badan Pelaksana Harian APPIHI), Prof. Dr. Taufiqurrohman Syahuri, S.H., M.H. (Universitas Nasional UNJ Jakarta/Dewan Kehormatan APPIHI), Prof. Dr. Hj. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum. (Universitas Surabaya/Dewan Pembina APPIHI), Prof. Dr. Maritah, M.Hum. (Universitas Negeri Semarang/Dewan Pembina APPIHI), Prof. Dr. Agus Riwanto, S.H., S.Ag., M.Ag., M.H., C.L.A. (Universitas Sebelas Maret/Dewan Pembina APPIHI), serta Dr. Muhammad Junaidi, S.H., M.H. (Universitas Semarang/Badan Pelaksana Harian APPIHI). Para pembicara menyoroti aspek konstitusionalitas, etika jabatan, mekanisme checks and balances, hingga pentingnya partisipasi publik dalam proses rekrutmen hakim konstitusi.
Jalannya diskusi dipandu oleh Willy Naresta Hanum, S.H., M.H. sebagai Moderator 1 (Universitas Diponegoro) dan Ahmad Ainun Najib, S.H., M.H. sebagai Moderator 2 (Universitas Diponegoro), yang secara sistematis mengarahkan sesi tanya jawab dan pendalaman materi. Sementara itu, peran Master of Ceremony (MC) diemban oleh Miladia Fatimah Nur Safitri, S.IPust. yang memandu keseluruhan rangkaian acara dengan tertib dan komunikatif. Turut berpartisipasi dalam penyelenggaraan kegiatan ini Sanda Leoni Prakasa Yakub, S.H., M.H. sebagai Ketua Panitia dari Universitas Siliwangi, serta tim narahubung yaitu Satria Nugraha, S.H., M.Hum. dan An Nisa Rahmah, S.IPust.
Webinar ini diikuti oleh akademisi, praktisi hukum, mahasiswa, serta masyarakat umum dari berbagai daerah di Indonesia. Peserta memperoleh e-sertifikat, materi dan insight aktual ketatanegaraan, serta kesempatan networking akademik dan profesional dalam jejaring APPIHI dan LegaSmart. Melalui forum ilmiah ini, APPIHI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang diskursus akademik yang konstruktif guna memperkuat supremasi konstitusi dan integritas lembaga peradilan di Indonesia.