34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 07-Aug-2026 2:50:28
Berita Kampusku – Asosiasi Riset Teknik Elektro dan Informatika Indonesia (ARTEII) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional dan Call Paper bertajuk "Inovasi Teknik Elektro dan Informatika dalam Mendukung Ekosistem Teknologi Cerdas" pada Kamis, 6 Agustus 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, dan praktisi untuk berbagi gagasan serta hasil riset mengenai perkembangan teknologi cerdas yang semakin berperan dalam berbagai sektor kehidupan.
Acara dibuka secara resmi oleh Dr. Safrizal, S.T., M.M., M.Kom., Ketua Umum ARTEII dari Universitas Pembangunan Jaya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan komunitas riset sangat penting dalam mendorong lahirnya inovasi yang mampu menjawab tantangan transformasi digital di Indonesia.
Selanjutnya, sesi Keynote Speech disampaikan oleh Dr. Ir. Ananto Tri Sasongko, M.Sc. dari Universitas Pelita Bangsa dengan materi "Transformasi Teknologi Cerdas melalui Sinergi Teknik Elektro dan Informatika di Era Digital." Pada sesi ini dijelaskan bahwa integrasi berbagai disiplin ilmu menjadi fondasi utama dalam membangun ekosistem teknologi yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Seminar nasional ini menghadirkan empat narasumber yang membahas berbagai isu strategis di bidang teknik elektro dan informatika.
Narasumber pertama, Dr. Sitti Rachmawati Yahya, S.T., M.T.I. dari Universitas Siber Asia (UNSIA), menyampaikan materi "Artificial Intelligence dan Machine Learning untuk Solusi Teknologi Masa Depan." Beliau menjelaskan perkembangan kecerdasan buatan dan pembelajaran mesin yang kini telah diterapkan dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, kesehatan, industri, hingga pelayanan publik untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengambilan keputusan.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ir. Adhadi Kurniawan, S.T., M.Eng., IPM., ASEAN Eng. dari Universitas Bengkulu dengan topik "Internet of Things (IoT) dan Smart System dalam Mendukung Ekosistem Digital." Pada sesi ini dibahas bagaimana teknologi IoT mampu menghubungkan berbagai perangkat secara real-time sehingga mendukung terciptanya sistem cerdas yang lebih efektif dan efisien dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia industri.
Narasumber ketiga, Dr. Henkie Ongowarsito, S.Kom., M.T., M.Sc., CBDMP dari Universitas Bina Nusantara, memaparkan materi "Peran Teknik Elektro dalam Pengembangan Smart Energy dan Infrastruktur Cerdas." Beliau menekankan pentingnya inovasi di bidang teknik elektro dalam mendukung pengembangan energi pintar, sistem kelistrikan modern, serta pembangunan infrastruktur yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Sementara itu, Ahmad Budi Trisnawan, S.T., M.Kom. dari Universitas Mahakarya Asia menutup rangkaian sesi materi melalui pembahasan "Keamanan Siber dan Tata Kelola Teknologi pada Era Transformasi Digital." Materi ini mengulas pentingnya penerapan keamanan siber serta tata kelola teknologi yang baik untuk melindungi data, sistem informasi, dan infrastruktur digital dari berbagai ancaman siber yang terus berkembang.
Diskusi berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi, lembaga penelitian, instansi pemerintah, dan sektor industri. Berbagai pertanyaan mengenai implementasi Artificial Intelligence, Internet of Things, keamanan siber, hingga pengembangan infrastruktur cerdas menjadi topik utama dalam sesi tanya jawab.
Kegiatan dipandu oleh Mutiara S. Simanjuntak, S.Kom., M.Kom. sebagai moderator, sedangkan Khalila Resa M bertugas sebagai Master of Ceremony (MC), sehingga seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, komunikatif, dan interaktif.
Melalui penyelenggaraan Webinar Nasional dan Call Paper ini, ARTEII berharap dapat memperkuat kolaborasi riset serta mendorong lahirnya inovasi-inovasi di bidang teknik elektro dan informatika yang mampu mendukung terwujudnya ekosistem teknologi cerdas, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap percepatan transformasi digital dan pembangunan Indonesia yang berkelanjutan.