34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 13-Mar-2026 3:08:04
Semarang, 12 Maret 2026 – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) bekerja sama dengan Asosiasi Riset Ilmu Manajemen Kewirausahaan dan Bisnis Indonesia (ARIMBI) menyelenggarakan Webinar Nasional bertajuk “Menggali Ide: Dari Gap ke Kontribusi Nyata” pada Kamis, 12 Maret 2026 pukul 09.00 WIB hingga selesai secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para akademisi, peneliti, dan praktisi agar mampu mengidentifikasi kesenjangan penelitian (research gap) serta mengembangkan ide riset yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, dunia industri, dan kebijakan publik.
Acara dibuka dengan Opening Speech oleh Dr. Krisnawati Setyaningrum Nugraheni, S.TP., M.M., selaku perwakilan dari STIEPARI sekaligus Ketua ARIMBI. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun budaya riset yang tidak hanya berfokus pada publikasi akademik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan ekonomi, kewirausahaan, serta penguatan ekosistem inovasi di Indonesia. Webinar ini juga menjadi wadah untuk mempertemukan gagasan dari berbagai disiplin ilmu guna menghasilkan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan.
Sesi pemaparan materi menghadirkan tiga narasumber yang kompeten di bidangnya. Dr. (Cand.) Slamet Pamuji, M.Pd., M.M., Gr. dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Majenang membawakan materi mengenai “Mengidentifikasi Research Gap yang Relevan dan Berdampak”, yang menekankan pentingnya menemukan celah penelitian yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, industri, maupun pembuat kebijakan. Selanjutnya, Dr. Sisca Septiani, S.Pd., M.Pd. dari Universitas Ngudi Waluyo memaparkan materi “Strategi Mengubah Ide Menjadi Kontribusi Nyata: Dari Konsep ke Implementasi”, yang membahas langkah-langkah praktis dalam mengembangkan ide penelitian atau inovasi menjadi luaran nyata seperti publikasi, produk, maupun solusi sosial.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ahmad Budi Trisnawan, S.T., M.Kom. dari Universitas Mahakarya Asia yang mengangkat topik “Peran Akademisi dan Praktisi dalam Menjembatani Gap Teori dan Realitas.” Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya kolaborasi antara akademisi, dunia industri, dan masyarakat agar ide penelitian tidak berhenti pada tataran teoritis, melainkan mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik di lapangan.
Seluruh rangkaian diskusi berlangsung interaktif dan dipandu oleh Ceria May Diana, S.Ak., M.Ak. dari STIE Dharma Putra yang berperan sebagai Moderator sekaligus Master of Ceremony (MC). Dengan pengelolaan sesi diskusi yang komunikatif dan sistematis, peserta diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dengan para narasumber mengenai berbagai tantangan dalam menemukan ide riset yang relevan serta strategi implementasinya.
Webinar nasional ini diikuti oleh akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai perguruan tinggi dan institusi di Indonesia. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi lintas institusi serta mendorong lahirnya gagasan penelitian yang inovatif dan berdampak nyata. Melalui forum ilmiah ini, STIEPARI dan ARIMBI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang diskusi akademik yang konstruktif guna memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan kewirausahaan berbasis ilmu pengetahuan.