34ºc, Sunny
Halo... Berita hari ini 07-Aug-2026 2:50:28
Beita Kampusku – Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara bekerja sama dengan Asosiasi Riset Kesehatan Indonesia (ARIKESI) sukses menyelenggarakan Webinar Nasional dan Call Paper bertema "Inovasi Penelitian Kesehatan dalam Mendukung Kualitas Hidup dan Sistem Kesehatan Modern". pada Selasa, 4 Agustus 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh dosen, peneliti, tenaga kesehatan, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara diawali dengan Opening Speech yang disampaikan oleh Wahyu Tri Astuti, S.Kep., Ns., M.Kep. selaku perwakilan Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya penguatan budaya riset sebagai landasan dalam menghasilkan inovasi yang mampu meningkatkan mutu pelayanan kesehatan dan menjawab berbagai tantangan kesehatan di era modern.
Opening Speech kedua disampaikan oleh Windadari Murni Hartini, SKM., MPH dari Poltekkes Bhakti Setya Indonesia. Beliau menyampaikan bahwa kolaborasi antara institusi pendidikan, tenaga kesehatan, dan peneliti menjadi faktor penting dalam mempercepat implementasi hasil penelitian sehingga dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan sistem kesehatan nasional.
Sesi Keynote Speech disampaikan oleh Ade Saputra Nasution, S.K.M., M.Kes. dari Universitas Ibn Khaldun Bogor dengan materi "Transformasi Sistem Kesehatan Modern Berbasis Inovasi Riset: Strategi Meningkatkan Kualitas Hidup dan Ketahanan Kesehatan Nasional." Beliau menjelaskan bahwa inovasi riset menjadi fondasi utama dalam membangun sistem kesehatan yang tangguh, adaptif, dan berkelanjutan. Pemanfaatan hasil penelitian secara optimal dinilai mampu meningkatkan kualitas layanan kesehatan sekaligus memperkuat ketahanan kesehatan nasional dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Materi pertama disampaikan oleh Asmat Burhan, S.Kep., Ns., S.Tr.Kes., M.Kep. dari Universitas Harapan Bangsa dengan topik "Pemanfaatan Artificial Intelligence, Big Data, dan Telemedicine dalam Pelayanan Kesehatan Modern." Pada sesi ini dijelaskan bagaimana perkembangan teknologi digital telah menghadirkan berbagai inovasi dalam pelayanan kesehatan, mulai dari analisis data kesehatan berbasis Artificial Intelligence (AI), pemanfaatan Big Data untuk mendukung pengambilan keputusan klinis, hingga implementasi telemedicine yang mampu memperluas akses layanan kesehatan secara efektif dan efisien.
Selanjutnya, Annisa Wahyuni, S.K.M., M.Kes. dari Universitas Baiturrahmah menyampaikan materi "Peran Penelitian Kesehatan dalam Peningkatan Kualitas Hidup." Beliau menguraikan bahwa penelitian kesehatan memiliki peran strategis dalam menghasilkan inovasi berbasis bukti ilmiah yang mendukung upaya promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif. Hasil penelitian yang berkualitas diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kebijakan dan pelayanan kesehatan yang lebih tepat sasaran.
Materi ketiga disampaikan oleh Nastiti Nur Indriyani, M.Si. dari Universitas Ibnu Sina Ajibarang dengan tema "Penguatan Sistem Kesehatan melalui Evidence-Based Policy: Integrasi Hasil Riset dalam Pengambilan Kebijakan Kesehatan." Beliau menegaskan bahwa penyusunan kebijakan kesehatan yang berbasis bukti ilmiah menjadi langkah penting dalam meningkatkan efektivitas program kesehatan. Integrasi hasil penelitian ke dalam proses pengambilan kebijakan diyakini mampu menghasilkan kebijakan yang lebih akurat, efisien, dan berdampak luas bagi masyarakat.
Sebagai narasumber terakhir, Wahyu Tri Astuti, S.Kep., Ns., M.Kep. memaparkan materi "Keberlanjutan Sistem Kesehatan: Inovasi Riset dalam Menghadapi Tantangan Global seperti Pandemi dan Penyakit Tidak Menular." Dalam paparannya dijelaskan bahwa sistem kesehatan harus terus beradaptasi melalui inovasi penelitian agar mampu menghadapi berbagai tantangan global, termasuk ancaman pandemi, meningkatnya penyakit tidak menular, serta perubahan kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Kolaborasi lintas disiplin dan pemanfaatan hasil riset menjadi kunci dalam menciptakan sistem kesehatan yang berkelanjutan.
Diskusi berlangsung secara aktif dengan antusiasme tinggi dari peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan terkait implementasi Artificial Intelligence dalam pelayanan kesehatan, pengembangan telemedicine, pemanfaatan Big Data, evidence-based policy, hingga strategi memperkuat sistem kesehatan nasional di tengah tantangan global.
Kegiatan dipandu oleh Novida Prima Wijayanti, S.Kep., Ns., M.Kep. sebagai moderator yang mengarahkan jalannya diskusi secara interaktif, sedangkan Nurul Azizah bertugas sebagai Master of Ceremony (MC) yang memandu seluruh rangkaian acara dengan baik sehingga webinar berlangsung tertib, komunikatif, dan interaktif.
Melalui Webinar Nasional dan Call Paper ini, Akademi Keperawatan Karya Bhakti Nusantara bersama ARIKESI berharap dapat memperkuat kolaborasi riset di bidang kesehatan, mendorong lahirnya inovasi berbasis bukti ilmiah, serta menghasilkan rekomendasi yang mampu mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat dan pembangunan sistem kesehatan Indonesia yang lebih modern, tangguh, dan berkelanjutan.