Semarang, 04 Desember 2025 – Asosiasi Pengelola Jurnal Indonesia (APJI) melaksanakan kegiatan pendampingan dan penguatan tata kelola jurnal di Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baprida) Kabupaten Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas pengelola jurnal di lingkungan pemerintah daerah, sekaligus mendukung upaya profesionalisasi pengelolaan publikasi ilmiah berbasis riset daerah.

Dalam pertemuan tersebut, tim APJI berdiskusi langsung dengan para pengelola jurnal Baprida untuk melakukan evaluasi menyeluruh terkait pengelolaan OJS, alur editorial, kualitas artikel, serta aspek tata kelola yang berhubungan dengan standar akreditasi nasional. Suasana diskusi berlangsung terbuka dan produktif, dengan berbagai pertanyaan teknis maupun strategis yang dibahas secara detail.
APJI memberikan arahan mengenai standar minimal pengelolaan jurnal ilmiah, termasuk pentingnya konsistensi penerbitan, penguatan peran reviewer, tata kelola metadata, serta strategi menaikkan kualitas konten agar memenuhi kriteria pengajuan akreditasi Sinta. Tim juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk memperkaya sumber naskah dan memperkuat keberlanjutan publikasi.
Baca Juga: Gandeng APJI , USTEDI Komitmen Perkuat Kualitas Pengelolaan Jurnal Ilmiah

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi pendampingan teknis terkait perbaikan tampilan OJS, penyusunan template artikel dan pedoman penulisan, serta penataan struktur dewan editor sesuai standar. Tahapan ini diharapkan dapat membantu Baprida dalam menyiapkan jurnal yang lebih terstruktur, profesional, dan siap bersaing pada level nasional.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama antara APJI dan Baprida Kabupaten Semarang dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di daerah. APJI berharap pendampingan ini dapat menjadi langkah awal menuju pencapaian jurnal terakreditasi, sekaligus memperkuat budaya riset dan inovasi di lingkungan pemerintah daerah.