Semarang, 18 Desember 2025 – Asosiasi Peneliti Dan Pengajar Ilmu Hukum Indonesia (APPIHI) menyelenggarakan International Webinar APPIHI sebagai forum akademik global yang membahas dinamika dan tantangan hukum internasional di tengah perubahan tatanan dunia multipolar. Kegiatan ini menjadi wadah strategis bagi akademisi dan praktisi hukum untuk bertukar gagasan serta memperluas perspektif lintas negara.

Webinar internasional ini dilaksanakan secara daring pada Kamis, 18 Desember 2025, dan diikuti oleh peserta dari berbagai perguruan tinggi dan institusi, baik dari dalam maupun luar negeri. Kegiatan ini terselenggara berkat kolaborasi APPIHI dengan sejumlah universitas nasional dan internasional, serta didukung oleh berbagai mitra akademik.
Kegiatan diawali dengan sambutan pembuka dari jajaran pimpinan dan dewan penasihat APPIHI yang menegaskan pentingnya diskursus hukum internasional dalam merespons kompleksitas global. Webinar ini secara resmi dibuka oleh Ketua Umum APPIHI yang menyampaikan komitmen organisasi dalam mendorong kajian hukum internasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Sesi utama menghadirkan para narasumber internasional dan nasional yang membahas isu-isu aktual hukum internasional, mulai dari perkembangan hukum global, hubungan antarnegara, hingga tantangan penegakan hukum di era multipolar. Paparan disampaikan secara komprehensif 
dengan perspektif akademik dan praktis dari berbagai latar belakang negara.
Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan dan tanggapan muncul terkait implikasi perubahan geopolitik global terhadap sistem hukum internasional, peran akademisi dalam pengembangan keilmuan, serta pentingnya kolaborasi riset lintas Negara.
Melalui International Webinar APPIHI ini, diharapkan terbangun jejaring akademik internasional yang lebih kuat serta lahir gagasan-gagasan strategis dalam pengembangan hukum internasional. APPIHI berkomitmen untuk terus menghadirkan forum ilmiah berkualitas sebagai kontribusi nyata dalam penguatan keilmuan dan diplomasi akademik Indonesia di tingkat global.