Jakarta, 6 Mei 2025 — STIE Kasih Bangsa kembali sukses menggelar E-Seminar Nasional Inkubasi Bisnis & Investasi secara daring melalui platform Zoom. Seminar kali ini mengangkat tema “How to Find & Build Your Dream Team Before Startup”, dengan tujuan membekali peserta dalam menyusun struktur tim yang solid sebagai fondasi utama sebelum memulai usaha rintisan (startup).
Acara ini dibuka dengan antusias oleh panitia penyelenggara, didukung oleh mitra strategis seperti APJI, LPKD, ARIMBI, AREAI, serta media edukasi Beritakampusku. Kehadiran ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, dosen, pegiat bisnis, dan profesional dari berbagai daerah menunjukkan bahwa topik membangun tim merupakan isu yang relevan dan mendesak dalam dunia kewirausahaan masa kini.

Sebagai keynote speaker, hadir Ir. A. Sigit Pramono Hadi, M.Si, yang menyampaikan pentingnya pembentukan tim sebagai proses strategis dalam pengembangan startup. Ia menegaskan bahwa memiliki ide cemerlang saja tidak cukup—perlu adanya kerja tim yang kuat dan berkomitmen, dengan pembagian peran yang jelas, nilai yang selaras, dan komunikasi yang efektif sejak awal perintisan usaha.
Sesi pertama dipandu oleh Dr. Ir. Aniek Sri Handayani, MT, IPM, yang memberikan materi tentang bagaimana mengidentifikasi potensi anggota tim, menyusun struktur kerja yang efisien, dan membangun budaya kerja yang sehat. Ia juga menyoroti pentingnya pemilihan co-founder yang memiliki visi jangka panjang yang searah serta kemampuan adaptasi terhadap tantangan yang cepat berubah di dunia startup.

Pembicara selanjutnya, Fitri Hardiyanti, membagikan pengalaman praktisnya dalam membangun tim kreatif dan kolaboratif sejak awal merintis bisnis digital. Ia memaparkan tahapan membangun kepercayaan tim, menciptakan lingkungan kerja yang produktif, dan bagaimana menyeimbangkan peran antara teknis, kreatif, dan operasional dalam satu startup. Fitri juga menekankan bahwa emotional intelligence dalam tim tak kalah penting dibandingkan kecakapan teknis.
E-Seminar ini tidak hanya memberikan pemahaman teoritis, tetapi juga menghadirkan studi kasus dan strategi implementatif yang aplikatif. Dengan suasana yang interaktif, peserta diberikan ruang bertanya dan berdiskusi langsung dengan para narasumber. Kegiatan ini memperkuat posisi STIE Kasih Bangsa sebagai institusi yang aktif membangun semangat kewirausahaan di kalangan generasi muda digital di Indonesia.