Dalam rangka mendukung kurikulum dan meningkatkan kompetensi praktis mahasiswa, Program Studi Diploma Tiga Analis Kesehatan Politeknik Katolik Mangunwijaya melaksanakan kunjungan belajar ke Laboratorium Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama Semarang pada bulan Juli 2025. Kunjungan ini diterima secara hangat oleh dr. Rachmania Qurbani, Sp.PK, selaku Dokter Penanggungjawab Laboratorium Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama dan Ani Lestari Marhayani, A.M.d sebagai Kepala Laboratorium Rumah Sakit Tentara Bhakti Wira Tamtama Semarang, yang menyambut baik inisiatif ini sebagai kesempatan berharga bagi pengembangan kompetensi mahasiswa. 

Blood Gas Analysis (BGA) adalah salah satu pemeriksaan laboratorium penting yang dilakukan untuk mengukur kadar oksigen dan karbon dioksida dalam darah serta menentukan keseimbangan asam dan basa tubuh. Pemeriksaan ini sangat krusial untuk menilai fungsi pernapasan dan kondisi metabolik pasien secara cepat dan akurat. Parameter yang diukur meliputi tekanan parsial oksigen (PaO?), yang menunjukkan seberapa baik oksigen dibawa dalam darah; tekanan parsial karbon dioksida (PaCO?), yang merefleksikan kemampuan paru-paru dalam mengeluarkan karbon dioksida; pH darah yang menggambarkan tingkat keasaman atau kebasaan darah; serta konsentrasi bikarbonat (HCO??), zat yang berperan dalam menjaga kestabilan pH darah. Informasi dari pemeriksaan BGA sangat penting dalam membantu dokter menentukan diagnosis, merencanakan terapi, serta memantau respons pasien terhadap pengobatan, terutama dalam kondisi medis yang kritis seperti gangguan pernapasan dan metabolik.

Pada kunjungan tersebut, mahasiswa juga diperkenalkan dengan salah satu perangkat BGA yang digunakan yaitu Edan i15 Portable Blood Gas Analyzer. Alat ini memiliki keunggulan portabilitas dan efisiensi tinggi yang memungkinkan pemeriksaan darah dilakukan dengan cepat dan akurat. Beberapa spesifikasi utama dari Edan i15 meliputi:

  • Parameter yang diukur: pH, pCO?, pO?, Na?, K?, Ca²?, Cl?, Hct (hematokrit), Hb (hemoglobin), Glukosa, Laktat, dan sebagainya, memberikan gambaran lengkap mengenai status gas darah dan keseimbangan elektrolit.
  • Kecepatan Analisis: Hasil dapat diperoleh dalam waktu sekitar 120 detik, mempercepat proses diagnosa.
  • Teknologi Sensor: Menggunakan sensor ion selektif elektroda dan teknologi optik terkini.
  • Kapasitas Penyimpanan: Data hasil pemeriksaan tersimpan secara digital untuk kemudahan analisis dan pelaporan.

Berikut adalah gambar alat Edan i15 Portable Blood Gas Analyzer yang digunakan dalam Laboratorium RS Bhakti Wira Tamtama selama kunjungan belajar

Baca Juga: Kolaborasi Kesehatan dan Edukasi: Kegiatan KKN Mahasiswa Universitas Bhakti Kencana Kelompok 3 di Desa Mandalawangi

Melalui pengalaman langsung di laboratorium ini, mahasiswa mendapatkan pemahaman yang lebih mendalam tentang fungsi alat, prosedur pemeriksaan, dan interpretasi hasil, yang akan sangat bermanfaat dalam mempersiapkan diri sebagai analis kesehatan profesional.

Ketua Program Studi DIII Analis Kesehatan, apt. Fransiska Ayuningtyas W, M.Sc., mengungkapkan rasa terima kasih yang tulus kepada manajemen Rumah Sakit Bhakti Wira Tamtama atas kesempatan yang diberikan. "Kami sangat menghargai sambutan hangat dari pihak rumah sakit serta kesempatan belajar yang luar biasa ini. Kunjungan seperti ini sangat penting untuk memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa di luar kelas, sehingga mereka dapat mengaplikasikan teori yang diperoleh secara langsung dalam dunia kesehatan nyata," ujarnya.

Kegiatan kunjungan belajar ini merupakan bagian dari komitmen Politeknik Katolik Mangunwijaya untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki pengetahuan akademik yang kuat tetapi juga kemampuan praktik yang mumpuni, sehingga dapat bersaing dan berkontribusi secara efektif di bidang analis kesehatan