Berita Kampusku — Asosiasi Pengelola Jurnal Indonesia (APJI) bersama Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen (LPKD) dan Asosiasi Pengelola Jurnal Informatika dan Komputer Indonesia (APJIKOM) menyelenggarakan webinar nasional bertajuk “Disinsentif pada Penilaian Akreditasi Jurnal Ilmiah”. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk membedah peraturan baru akreditasi jurnal nasional sekaligus memberikan pemahaman kepada para pengelola jurnal mengenai implikasi kebijakan terbaru terhadap proses akreditasi.

Webinar yang dilaksanakan pada Selasa, 18 Agustus 2026, pukul 14.00 WIB secara daring melalui Zoom ini diikuti oleh pengelola jurnal, editor, reviewer, dosen, dan akademisi dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Mengusung semangat “Transformasi Membangun Kolaborasi & Menciptakan Inovasi”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas tata kelola jurnal ilmiah agar semakin siap menghadapi standar akreditasi nasional yang terus berkembang.

Narasumber utama, Danang, S.Kom., M.T., Founder APJI & LPKD sekaligus Ketua Harian APJIKOM, memaparkan secara komprehensif perubahan regulasi berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 374/DST/D.D1/HM.01.01/2026. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya memahami pasal-pasal kunci, mengantisipasi potensi disinsentif dalam penilaian, serta menyusun strategi peningkatan mutu jurnal yang berkelanjutan.

Kegiatan dipandu oleh Eko Siswanto, S.Kom., M.Kom. sebagai host, sementara Khalila Resa Masayu Fatra bertugas sebagai Master of Ceremony (MC), sehingga rangkaian acara berlangsung interaktif dan komunikatif sejak pembukaan hingga sesi diskusi.

Baca Juga: Gandeng APJI , USTEDI Komitmen Perkuat Kualitas Pengelolaan Jurnal Ilmiah

Materi yang disampaikan mencakup pemahaman terhadap peraturan baru akreditasi jurnal nasional, analisis pasal-pasal kunci beserta implikasinya bagi pengelola jurnal, strategi penerapan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku, hingga langkah-langkah peningkatan kualitas jurnal agar mampu mencapai dan mempertahankan status akreditasi yang baik. Selain itu, peserta juga memperoleh wawasan mengenai strategi membangun jurnal yang berkualitas, transparan, akuntabel, berintegritas, serta memiliki daya saing global.

Selama webinar, peserta memperoleh pembahasan mengenai empat fokus utama, yaitu memahami peraturan baru akreditasi jurnal nasional, menganalisis implikasi setiap perubahan regulasi, menerapkan strategi kepatuhan dan peningkatan kualitas jurnal, serta menyusun langkah menuju jurnal ilmiah yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, APJI, LPKD, dan APJIKOM berharap para pengelola jurnal tidak hanya memahami perubahan kebijakan, tetapi juga mampu menerjemahkannya menjadi strategi pengelolaan jurnal yang transparan, akuntabel, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas publikasi ilmiah Indonesia.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengkaji lebih dalam berbagai tantangan maupun peluang yang muncul akibat perubahan kebijakan akreditasi jurnal nasional. Diharapkan hasil dari kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi para pengelola jurnal dalam meningkatkan mutu pengelolaan jurnal secara berkelanjutan menuju jurnal yang unggul dan berdaya saing.